This clock never seemed so alive

August 15, 2008 at 2:02 am (mine...)

entah kenapa tiba2 aku ngerasa kalo hidupku hanya “jalan di tempat” saja, saat aku bangun tidur dan membuka mataku…, aku selalu menemui diriku yang sebelumnya,
aku dengan sikap yang sama…
aku dengan cara pandang yang sama…
aku dengan cara bicara yang sama…
aku dengan cara berpikir yang sama…
dan aku2 lainnya yang juga sama

sering mendengarkan omongan orang lain, mempelajari pengalaman orang lain, memperhatikan hal yang baru, serta membaca hal2 yang menarik/baru rasanya tidak membuatku untuk menjadi yang lebih baik di esok hari…

waktu aku tau akan kerja praktek(KP) di Jakarta, sempat terpikirkan juga kalo itu kesempatan yang baik untuk memulai lagi dari “awal” yang membuat aku berpikir akan mudah karena disuguhkan suasana yang baru, atmosfer yang baru dan orang2 yang jelas saja lebih dewasa

tapi sudah hampir dua bulan dan benar2 tidak ada sedikitpun sesuatu yang lebih baik dari sebelumnya di diriku ini…, aku memang pergi ke gereja tiap minggu, mencoba mengambil sesuatu yang baik dari tempat tersebut, tapi tetap saja hasilnya nihil. sepertinya aku hanya menumpang melewati hari-hari sampai akhirnya aku harus “pensiun” dari dunia ini.., tidak ada hal yang baik.., tidak ada hal yang bisa dibanggakan.., tidak ada hal yang membuat aku ngerasa kalo satu hari itu “amazing”

ada beberapa orang(atau mungkin banyak) yang tidak begitu memperdulikan hal seperti ini, dan kadang menurutku seperti itu juga tidaklah buruk, tapi entah kenapa aku tak bisa menghentikan kepalaku untuk memikirkan hal2 seperti ini

aku tau kalo aku tetap aja ngeluh saat aku kesusahan atau merasakan hal yang menyakitkan dan selalu menanyakan ” kenapa harus aku yang merasakannya.. ?? ” lalu merasa segala sesuatunya ga adil…, padahal saat aku ketiban rezeki, merasakan suka atau bahagia aku ga pernah bilang “kenapa harus aku.. ??” sekarang aku jadi binggung sebenarnya yang ga adil itu seperti apa ???

aku juga seharusnya telah mengetahui banyak hal, tetapi aku selalu melewati hari dengan segala ketidaktahuan seakan-akan aku sudah melupakan segala hal yang telah kupelajari.

aku tau ketidakpastian itu tidak bisa dihindari, tetapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan..
entah mengapa setiap kali akan memejamkan mata aku kembali dibingungkan dengan hari esok.., akankah bisa lebih baik dari sekarang ?.. selalu mengkhawatirkan hari esok padahal harusnya segalanya bisa dipandang dengan tenang karena semua sudah ada yang mengatur..
aku juga tau kalo hari ini adalah hari esok yang ku khawatirkan kemarin
toh juga semuanya berjalan dengan semestinya.., mungkin aku merasa khawatir karena aku terlalu menganalisa..

aku tau rasa sakit tidak bisa dihindari, tetapi penderitaan adalah sebuah pilihan…
entah kenapa begitu sulitnya menentukan sebuah pilihan untuk tidah menderita saat merasa sakit…, aku tidak tau lagi apa yang membuatku merasa seperti itu, kepalaku telalu penat memikirkan semua ini..

aku hanya ingin berjalan dengan kompas.. tetapi entah mengapa aku selalu berkejaran dengan waktu…
aku hanya ingin mengetahui kalau aku sedang berjalan, tetapi entah mengapa aku selalu ingin mengetahui seberapa jauh lagi yang harus kujalani…
aku hanya ingin menghadapi masa lalu tanpa penyesalan, tetapi aku selalu berharap bisa kembali kemasa lalu…
aku hanya ingin menyiapkan masa depan tanpa rasa takut, tetapi untuk mempercayai matahari terbit diesok hari saja susah..
aku hanya ingin mendapati hari ini dengan keyakinan, tetapi aku tidak pernah melewatinya sebagai sebuah hadiah

aku ingin semua orang bisa membaca ini untuk menunjukkan kebingunganku akan hal yang mungkin saja tidak pernah orang lain pikirkan…

huh… this clock never seemed so alive

hidup itu indah jika aku tau cara untuk hidup…, yang sampai sekarang belum kuketahui…
mata memberiku penglihatan… hati memberiku arah…
aku akan terus berusaha membuat “waktu”-ku kembali “berjalan”…
mengerti diri sendiri mungkin sebuah jawaban…

10 Comments

  1. dedi said,

    1 comment dari gw para.. :)
    Kita ga cukup hanya mengerti diri sendiri.. Dan bakalan lebih baik jika kita bisa mengerti orang lain. Dan hal ini sulit untuk dilakukan. Perlu banyak belajar para..

    just it..

  2. debora1207 said,

    Hmmm…saat itu pasti datang saat kau terus-menerus mencarinya
    Mungkin besok atau lusa, mungkin juga pada saat kau sudah merasa terlalu lelah berusaha dan tak sanggup lagi. Do your best and let Him do the rest :-D

  3. martina said,

    I think You’ve done what should you do..
    and You’ve given the best. Just need to realize that your clock is walking now.

  4. alisyah said,

    you ever told me ‘just be your self’, dont you?
    so why you dont?

  5. dedyjlsn said,

    @alisyah
    im not trying not to be my self…
    but im trying to be better and better…

  6. andry said,

    Pendapat saya..
    a.anda terlalu ‘egois’…
    b.anda terlalu mengandalkan kemampuan pribadi anda sendiri, sehingga anda tidak sadar bahwa kita hidup dalam suatu ekosistem yang saling mempengaruhi, dan bukan individu
    c.anda banyak membicarakan pilihan dan kepastian/ketidakpastian, saya yakin anda sudah melalui ny…seharusny anda sudah bisa percaya matahari akan terbit esok hari…
    d.berjalan dengan kompas??apakah anda yakin jika anda dan kompas saling berjalan,maka anda akan dapat menemukan jati diri anda??apakah anda sadar bahwa itu merupakan pilihan..dan bukan keharusan??atau saya kurang mengerti apa yg melandasai pemikiran anda sehingga anda mengatakan hal tersebut!!!
    e.”aku hanya ingin mengetahui kalau aku sedang berjalan, tetapi entah mengapa aku selalu ingin mengetahui seberapa jauh lagi yang harus kujalani…” saya rasa semua orang berpikiran demikian, disamping dia akan percaya bahwa Dia merancang hal terindah buat kita…tetapi..”aku hanya ingin menghadapi masa lalu tanpa penyesalan, tetapi aku selalu berharap bisa kembali kemasa lalu…”..disini anda selalu ingin memberikan hal yang terbaik…no body perfect man…jika anda tidak berubah..esok hari anda akan ingin kembali ke hari ini utk melengkapi apa yg anda lakukan di hari ini..karena anda merasa kurang sempurna…dan begitu seterusnya…..
    Saran saya…
    a.lebih dekat,percaya dan mengandalkan diri anda padaNya
    b.hal ini agak sulit saya mengatakan..karena akan lebih panjang ceritanya..tapi harus saya katakan juga:))”coba penuhi,hiasi,nikmati dan lengkapi dengan Cinta & Kasih”
    c.anda sebaiknya berbagi,bercerita atw bisa dikatakan sharing dengan orang yang anda anggap dapat membantu anda:), dengan wanita yang dekat dengan anda juga boleh..malah lebih bagus….:))

    jadi songoni majo sian au ate..alana daba dang pola paham au di bidang on..
    porsea ho lae..ari marsogot sai ro doi..adong hasonangan,panaritaon,ekkel nang tangis..sahat di naro Ibana muse tu portibion…
    ai na dititip hon do hita di tano on…buaton ni Ibana do muse..
    jadi akka na boi tabaen ma ta ulahon..na suman tu Lomona..

    Horas:))

  7. dedyjlsn said,

    @andry:
    wah aku kurang ngerti le.. “selfish” yang kau maksud.., karena aku tidak sedang membicarakannya.. :)
    thx atas semua sarannya le…

    “jika kita memandang buku secara berhadapan dan kita ditanyai tentang warna buku itu..,aku akan mengatakan warna isi buku itu dan kau akan mengatakan warna cover buku itu. tentu saja menjadi dua jawaban yang berbeda bukan!!?? tetapi tidak ada satupun dari kita yang salah..”

    itulah makna dari “perbedaan sudut pandang” sama sekali tidak ada yang salah..

    sekali lagi tx le.. pasti aku akan banyak belajar dari mu.. :)

    horas.. :D

  8. dona said,

    menurutQ, dengan nulis ni smua aja, ‘waktu’-mu sudah berjalan…karena ada yang ingin kw perbaiki dr dirimu…:)
    punya penglihatan dan hati mgkn hal yg pasti bisa diandalkan, dan mengerti diri sendiri itu bisa jg, tp….saranQ kw butuh orang lain sebagai ‘teman’…

  9. YOSHI said,

    :)
    hmmmm
    Hanya butuh sedikit kesadaran utk menghargai apa yang kau miliki saat ini.
    Terlalu berpikir komplek hanya akan menyusahkanmu aja….
    Mungkin sedikit mengubah cara pandangmu akan bisa membntumu merasa nyaman

    So, kerjakanlah apa yg menjadi bagianmu, krn pada saat kau berhasil melakukannya, cobalah utk menghargai itu semua….Krn semua itu sangat berharga banget

    Setiap detik yg kau lalui itu engga pernah sama…

    Aku minjem kata2 si Dona
    “kw butuh orang lain sebagai ‘TEMAN’…”

  10. bisnis internet dari medan said,

    huahuahuaaaaa…
    santai aja laek !!!
    ga usah ngebet bgt…
    SANTAIIIIIIIIIIIIII ;)

Post a Comment