cogito ergo sum
biasalah pas baca2 berita sepakbola apalagi tentang salah satu klub favorite ku.. arsenal aku membaca tulisan “cogito ergo sum” yang di lontarkan pelatih arsenal Arsen Wenger menanggapi pertanyaan wartawan kala itu. “cogito ergo sum” artinya “aku berpikir maka aku ada” hmm.. semula aku agak bingung dengan kata2 itu tapi setelah kupikir dan pikir lagi kata-kata itu menurutku sangatlah simple dan memiliki arti yang sangat benar…
entah kenapa hari ini tanganku tergerak utk meuliskan “cogito ergo sum” di textfield-nya google…, but aku sama sekali ga nemiun blog ku disistu yang notabene ber-banner kata2 itu.
ternayata aku menemukan kalau yang mengucapkan kata2 itu adalah seorang filsuf dan matematikawan asal Perancis beranama Rene Descartes beliau kadang dipanggil “Penemu Filsafat Modern” dan “Bapak Matematika Modern”, adalah salah satu pemikir paling penting dan berpengaruh dalam sejarah barat modern. Dia menginspirasi generasi filsuf kontemporer dan setelahnya, membawa mereka untuk membentuk apa yang sekarang kita kenal sebagai rasionalisme kontinental, sebuah posisi filosofikal pada Eropa abad ke-17 dan 18.
Pemikirannya membuat sebuah revolusi falsafi di Eropa karena pendapatnya yang revolusioner bahwa semuanya tidak ada yang pasti, kecuali kenyataan bahwa seseorang bisa berpikir.
Dalam bahasa Latin kalimat ini adalah: cogito ergo sum sedangkan dalam bahasa Perancis adalah: Je pense donc je suis. Keduanya artinya adalah:
“Aku berpikir maka aku ada”. (Ing: I think, therefore I am)
Cogito ergo sum adalah sebuah ungkapan yang membuktikan bahwa satu-satunya hal yang pasti di dunia ini adalah keberadaan seseorang sendiri. Keberadaan ini bisa dibuktikan dengan fakta bahwa ia bisa berpikir sendiri.
Lantas, apa sebab Descartes yang mengusung kalimat yang tediri dari 3 kata itu?
Untuk menemukan dasar ilmu pengetahuan yang kokoh dan tak tergoyahkan, langkah pertama yang diambil Descartes adalah berusaha untuk menyangsikan segala sesuatu. Atau dengan kata lain ia berusaha untuk meragukan segala sesuatu secara radikal. Metode ini tidak hanya mau menyangsikan tentang tentang ingatannya, bukti inderawinya, dan eksistensi dunia sekelilingnya, tetapi juga tentang eksistensi dirinya dan bahkan tentang Tuhan.
Lantas apa yang dapat dijadikan pegangannya?
“Aku yang menyangsikan” atau “Aku yang meragukan” itulah yang dapat dijadikan sebagai pegangannya. Menurutnya kalimat2 tersebut sekurang-kurangnya bukanlah hasil tipuan. Sebab, semakin kita dapat menyangsikan, entah kita ditipu atau tidak termasuk menyangsikan bahwa kita tak menyangsikan, kita semakin mengada (exist). Jadi, dalam tipuan yang lihai sekalipun, kepastian bahwa “aku yang menyangsikan” itu tidak dapat dibantah.
Menyangsikan segala sesuatunnya dengan aktivitas berpikir, jadi walaupun pemikiran yang kita pikir itu salah, sebenarnya kita sedang berpikir ketika memikirkan pikiran tersebut. Dan bahwa kita sedang berpikir inilah yang tidak dapat disangsikan, diragukan maupun dibantah. Ia merumuskan penemuannya ini dengan perkataannya yang sangat populer “Cogito ergo sum”, aku berpikir, maka aku ada.
ups.. tunggu dulu.. perncarianku tak sampai disini aja..
aku bahkan menemukan lirik lagu yang berjudul “cogito ergo sum” (walopun lagunya belum dapat)
ne dia liriknya
Painted my world black
Destroyed everything I had
Burnt all the bridges behind
I was prepared to die
Ready for Armageddon
Then nothing cameCogito Ergo Sum
Waited for another date
For this shit planet to end
Why the f**k it didn’t go
The way it was supposedNot only I am bitter
I am filled with hate
All I ever was asking for
This shit to end!Haistakaapa vittu jo by Wildchild
So I am trying to reason
Trying to carry on
Yet I am hoping for
Total mass destruction
yah segitu dulu mengenai “cogito ergo sum”
Kalau ada yang mau menambahkan, silahkan…
oya.. referensi artikel ini bersumber dari:
http://www.wikimu.com/
http://id.wikipedia.org/
http://www.metrolyrics.com/
miaji said,
August 22, 2008 at 7:28 am
Cogito Ergo Sum –> saya udah lama denger kata-kata ini sebenernya.. Tapi saya baru ngeh lagi pas baca artikel di “wikiquote”, disana ada kumpulan quote-quote keren.. Karena saya rasa pas buat blog saya makanya saya pake tag ini..
Manusia memang diciptakan untuk beribadah, dan untuk beribadah dia harus mempunyai ilmu sehingga untuk mempunyai ilmu diperlukan kemauan dan kemampuan berpikir yang mendalam.. Kurang lebih begitu..
Alasan lainnya adalah karena saya (kata orang lain) adalah tipe orang pendiam dan pemikir.. dan menurut mereka pemikiran2 saya selalu mempunyai hal2 baru yang selama ini tidak terpikirkan.. Iya ya? Segitu aja deh, sharingnya..hehe
Salam